Minggu, 08 November 2015
Senin, 12 Oktober 2015
MINIMARKET
Bagaimanakah
perkembangan mini market di Indonesia? Perkembangan minimarket di Indonesia
menurut Direktur Eksekutif Nielsen Teguh Yunanto dalam acara jumpa pers di
kantornya pada 14 Maret 2011 yang dikutip dari www.finance.detik.com menyatakan
bahwa minimarket meningkat sekitar 42% di tahun 2011 dibanding dengan 2010.
Selain itu, beliau juga menambahkan bahwa masyarakat Indonesia lebih menyukai
berbelanja dengan waktu yang relatif singkat. Maka minimarket adalah pilihan
terbaik bagi masyarakat Indonesia dibandingkan dengan supermarket atau
hypermarket yang menawarkan berbagai macam varian barang. Maka di supermarket
masyarakat harus memiliki waktu lama dalam berbelanja. Jadi hal inilah yang
menyebabkan pertumbuhan supermarket dan hypermarket mengalami penurunan sebesar
3% dari tahun 2009.Berdasarkan data
Nielsen menyebutkan total minimarket
pada tahun 2005 hanya mencapai 6.465 outlet, tahun 2006 bertambah
menjadi 7.356 outlet, tahun 2007 sebanyak 8.889 outlet atau 0,5 % dari toko
tradisional yang mencapai 1,9 juta
toko.Sedangkan hingga Desember 2009 The Nielsen mencatat bahwa jumlah
outletminimarket Indomaret bertambah
menjadi 3892 outlet dari tahun sebelumnya 3093 outlet. Alfamart mencapai 3373 outlet naik dari tahun
sebelumnya 2779 outlet. Untuk Alfamidi
plus Alfa Express mencapai 141 outlet naik dari tahun sebelumnya 60 outlet,
Circle K menjadi 259 outlet, tahun sebelumnya 210, Start Mart menjadi 122
(posisi Agustus 2009) posisi tahun 2008 hanya 116 outlet dan Yomart mencapai
220 outlet pada Desember 2009 sedangkan tahun sebelumnya 162 outlet.
SUMBER :
Minggu, 11 Oktober 2015
PASAR MODERN VS PASAR TRADISIONAL
BAB
I
PENDAHULUAN
- Latar Belakang
Pasar memegang
peran penting dalam
menggerakkan ekonomi masyarakat Indonesia selain sebagai muara
dari produk-produk rakyat, pasar juga berfungsi sebagai tempat untuk
bekerja yang sangat
berarti bagi masyarakat.
Sejak zaman penjajahan kegiatan pasar
beserta para pedagangnya
berkembang secara alamiah.
Pasar adalah tempat dimana
terjadi interaksi antara
penjual dan pembeli,
Pasar didalamnya terdapat tiga unsur, yaitu: penjual, pembeli
dan barang atau jasa yang keberadaannya tidak dapat dipisahkan, pertemuan
antara penjual dan
pembeli menimbulkan transaksi
jual-beli (Majid, 1988).
Menurut Nastiti
(2003) bahwa pasar
timbul karena kelebihan
produksi setelah kebutuhan sendiri
terpenuhi memerlukan tempat pengaliran
untuk dijual, selain
itu pemenuhan kebutuhan akan barang-barang
memerlukan tempat yang
praktis untuk mendapatkan
barang-barang baik dengan menukar atau membeli.
BAB II
PASAR
1. Pengertian Pasar
Pasar
dalam arti sempit adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk mengadakan
transaksi jual beli barang dan jasa. Tetapi seiring dengan berkembangnya zaman
dan teknologi yang semakin maju, menyebabkan transaksi dapat dilakukan tanpa
mempertemukan penjual dan pembeli secara langsung, maka muncul pengertian pasar
dalam arti luas, yaitu proses interaksi penjual dan pembeli untuk mencapai
harga pasar. Contoh pasar dalam arti luas yaitu pasar saham, pasar uang,
penjualan via internet dan surat kabar yang dilanjutkan dengan interaksi
melalui telepon. Pada pasar ada perusahaan produksi barang dan jasa. Ketika
perusahaan bermain di dalam pasar, kemungkinan untuk mempengaruhi dan membentuk
harga pasar dapat dilakukan oleh perusahaan yang menguasai (monopoli). Hal
tersebut terkait dengan keanekaragaman jenis barang, kebebasan perusahaan
keluar masuk pasar, dan jumlah perusahaan yang menjual produknya di pasar.
2. Struktur Pasar
Struktur pasar
diartikan sebagai semua hal yang menentukan tingkah laku perusahaan yang
bermain di dalam pasar seperti harga barang, jumlah, dan jenis produksi. Struktur
pasar yang kaku adalah struktur pasar yang dipengaruhi oleh beberapa perusahaan
saja sehingga tidak terdapat persaingan yang kompetitif didalamnya. Pasar dalam
struktur pasarnya secara garis besar dapat dibedakan dalam dua kelompok, yaitu
pasar persaingan sempurna, dan pasar persaingan tidak sempurna yang terbagi
menjadi :
- Pasar Monopoli
- Pasar Duopli
- Pasar Oligopoli
- Pasar Monopolistik
Syarat-syarat
terbentuknya pasar, diantaranya sebagaimana di bawah ini:
- Adanya penjual dan adanya pembeli
- Adanya barang atau jasa yang akan diperjualbelikan.
- Terjadinya kesepakatan harga dan transaksi, antara penjual dan pembeli.
3. Pasar Modern
Dizaman
yang semakin maju seperti sekarang ini pasar modern mungkin lebih banyak di
kunjungi oleh segelintir masyarakat bukan karena banyak alasan melainkan
kebersihan dari pasar tersebut. Bila dibandingkan dengan pasar tradisional
pasar modern bisa dibilang lebih bersih di bandingkan dengan pasar tradisional.
Pasar modern adalah pasar pasar yang bersifat modern yang dimana barang
dagangannya diperjual belikan dengan harga yang pas sehingga tidak ada
aktivitas tawar menawar dan dengan layanan yang baik. Keunggulan pasar ini
yaitu tempatnya bersih dan nyaman, pasar modern tidak hanya menjual kebutuhan
sandang dan pangan saja, pasar tersebut juga menjual kebutuhan pokok dan
sebagian besar barang dagangan yang dijualnya memiliki kualitas yang baik.
Contoh tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mall, plaza, swalayan dan
tempat-tempat berbelanja lainnya, tentunya tempatnya bersih dan nyaman.
Definisi
pasar modern yang lain adalah pasar ini penjual dan konsumen tidak melakukan
transakasi secara langsung, melainkan konsumen melihat label harga yang sudah
tertera pada barang, pasar ini berada dalam ruangan dan juga pelayanannya
dilakukan secara swalayan atau bisa juga dilayani oleh pramuniaga. Dipasar
modern ini jenis barang juga disesuaikan tataletaknya sehingga memudahkan para
konsumennya mencari barang pemenuhan kebutuhannya. Cara pembayannya pun bisa
menggunakan kartu kredit. Ciri-ciri pasar moderen dan syarat-syarat pasar :
- Tidak bisa tawar-menawar harga.
- Harga sudah tertera di barang yang dijual dan umumnya diberi barcode.
- Barang yang dijual beranekaragam dan biasanya memiliki kualitas yang baik.
- Berada dalam bangunan atau ruangan dan pelayanannya dilakukan sendiri (swalayan).
- Layanan yang baik dan biasanya memuaskan.
- Tempatnya bersih dan nyaman, ruangan ber-AC.
- Tata tempat yang rapih supaya konsumen atau pembeli dapat dengan mudah menemukan barang yang akan di belinya.
- Pembayarannya dilakukan dengan membawa barang ke Kasir dan tentunya tidak ada tawar-menawar lagi.
4. Pasar
Tradisional
Pasar
tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai
dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung dan biasanya ada proses
tawar-menawar, bangunan biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan
dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar.
Kebanyakan menjual kebutuhan sehari-hari seperti bahan-bahan makanan berupa
ikan, buah, sayur-sayuran, telur, daging, kain, pakaian barang elektronik, jasa
dan lain-lain. Selain itu, ada pula yang menjual kue-kue dan barang-barang
lainnya. Kelebihan pasar tradisional yakni, Pasar tradisional merupakan pasar yang
memiliki keunggulan bersaing yang alamiah yang tidak dimiliki secara langsung
oleh pasar modern, lokasi yang strategis yang biasa terletak di sekitar daerah
pemukiman masyarakat dan area penjualan yang luas, keragaman barang yang
lengkap harga yang rendah dan pasar tradisional lebih mengutamakan menjual
kebutuhan sehari-hari seperti ikan,sayur-sayuran dan sebagainya. Adanya system
tawar menawar yang menunjukkan sikap keakraban antara penjual dan pembeli,yang
merupakan keunggulan tersendiri. Pasar tradisional juga merupakan pendongkrak
perekonomian kalangan menengah kebawah,itu memberi efek kepada perekonomian
negara,dimana negara ini memang hidup dari perekonomian berskala mikro
dibandingkan makro.
Kelemahannya
yakni, lokasi pasar yang kumuh dan kotor serta tidak teratur, banyak produk
yang mayoritas diperjualbelikan oleh oknum pedagang yang tidak bertanggung jawab
yang menggunakan bahan kimia, cara serta bentuk pengemasan di pasar
tradisioanal yang kurang baik dan semakin hari semakin buruk membuat kurang di
lirik oleh konsumen, tingkat mutu atau kualitas setiap produknya tidak jelas.
BAB III
PENUTUP
- Kesimpulan
Pasar
modern adalah pasar pasar yang bersifat modern yang dimana barang dagangannya
diperjual belikan dengan harga yang pas sehingga tidak ada aktivitas tawar
menawar dan dengan layanan yang baik. Pasar tradisional merupakan tempat
bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi penjual
pembeli secara langsung dan biasanya ada proses tawar-menawar, bangunan
biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan dasaran terbuka yang dibuka
oleh penjual maupun suatu pengelola pasar.
2. Daftar Pustaka
2. Daftar Pustaka
Anwar Khoirul. 2009. Ekonomi Bilingual. Bandung. Yrama Widya
Tulisan Editorial (Review)
1. Judul : Memahami Pemasaran dan Perilaku Konsumen
Link : http://jantri201312156.weblog.esaunggul.ac.id/2014/06/16/memahami-pemasaran-dan-perilaku-konsumen/
Menurut Griffin dan Edbert (2002) mendefinisikan pemasaran sebagai proses merancang, melaksanakan konsep, menetapkan harga, promosi serta penggagasan ide, barang bagi mewujudkan pertukaran yang memuaskan objektif individu dan organisasi. Nilai dan Manfaat. Konsumen membeli produk yang menawarkan nilai terbaik. Manfaat menyangkut nilai produk dan kepuasan emosional yang dihubungkan dengan konsumen. Konsumen yang puas akan memahami bahwa manfaat berasal dari pembelian melebihi biayanya.
Nilai dan Kegunaan
Produk memberikan kegunaan kepada konsumen-kemampuan produk memuaskan keinginan atau kebutuhan pelanggan. Pemasaran berusaha untuk memberikan empat jenis kegunaan.
1. Kegunaan Waktu
2. Kegunaan Tempat
3. Kegunaan Kepemilikan
4. Kegunaan Bentuk
· Memahami Perilaku Konsumen
1. Pengaruh Psikologis
a. Motivasi : motivasi adalah kebutuhan yang mendesak untuk mengarahkan seseorang untuk mencari kepuasan dari kebutuhan. Kebutuhan manusia diatur menurut sebuah hirearki, dari yang paling mendesak sampai paling tidak mendesak (kebutuhan psikologikal, keamanan, social, harga diri, pengaktualisasian diri). Ketika kebutuhan yang paling mendesak itu sudah terpuaskan, kebutuhan tersebut berhenti menjadi motivator, dan orang tersebut akan kemudian mencoba untuk memuaskan kebutuhan paling penting berikutnya.
b. Persepsi : Persepsi adalah proses dimana seseorang memilih, mengorganisasikan, dan menerjemahkan informasi untuk membentuk sebuah gambaran yang berarti dari dunia. Orang dapat membentuk berbagai macam persepsi yang berbeda dari rangsanganyang sama.
c. Pembelajaran : Pembelajaran adalah suatu proses, yang selalu berkembang dan berubah sebagai hasil dari informasi terbaru yang diterima atau dari pengalaman sesungguhnya, baik informasi terbaru yang diterimamaupun pengalaman pribadi bertindak sebagai feedback bagi indicidu dan menyediakan dasar bagi perilaku masa depan dalam situasi yang sama.
d. Sikap : Sikap adalah evaluasi, perasaan suka atau tidak suka, dan kecenderunagn yang relative konsisten dari seseorang pada sebuah obyek atau ide.
2. Pengaruh Pribadi
a. Situasi Ekonomi : Keadaan ekonomi seseorang akan mempengaruhi pilihan produk, contohnya rolex diposisikan konsumen kelas atas sedangkan timex dimaksudkan untuk konsumen menengah.
b. Gaya Hidup : Pola kehidupan seseorang yang diekspresikan dalam aktivitas, ketertarikan, dan opini orang tersebut. Orang-orang yang datang dari kebudayaan, kelas sosial, dan pekerjaan yang sama mungkin saja mempunyai gaya hidup yang berbeda.
c. Kepribadian : Kepribadian adalah karakteristik unik dari psikologi yang memimpin kepada kestabilan dan respon terus menerus terhadap lingkungan orang itu sendiri, contohnya orang yang percaya diri, dominan, suka bersosialisasi, otonomi, defensive, mudah berapdaptasi, agresif.
3. Pengaruh Sosial
a. Grup : Sikap dan perilaku seseorang dipengaruhi oleh banyak grup-grup kecil. Kelompok dimana orang tersebut berada yang mempunyai pengaruh langsung disebut membership group.
b. Keluarga : Keluarga memberikan pengaruh yang besar dalam perilaku pembelian, para pelaku pasar telah memeriksa peran dan pengaruh suami, istri, dan anak dalam pembelian produk dan servis yang berbeda.
c. Peran dan Status : Seseorang memiliki beberapa kelompok seperti keluarga, perkumpulan-perkumpulan, organisasi. Sebuah role terdiri dari aktivitas yang diharapkan pada seseorang untuk dilakukan sesuai dengan orang-orang di sekitarnya. Tiap peran membawa sebuah status yang merefleksikan penghargaan umum yang diberikan oleh masyarakat.
4. Pengaruh Budaya
a. Subkultur : Sekelompok orang yang berbagi system nilai berdasarkan persamaan pengalaman hidup dan keadaan, seperti kebangsaan, agama, dan daerah.
b. Kelas Sosial : Pengelompokan individu berdasarkan kesamaan nilai, minat, dan perilaku. Kelompok sosial tidak hanya ditentukan oleh satu faktor saja misalnya pendapatan, tetapi ditentukan juga oleh pekerjaan, pendidikan, kekayaan, dan lainnya.
2. Judul : Pasar Konsumen, Pasar Produsen, Ciri - ciri, dan Faktor Yang Harus di Perhatikan
Link : http://cobammasuk.blogspot.co.id/2014/10/pasar-konsumen-pasar-produsen-ciri-ciri.html
- Pasar konsumen
Pasar Konsumen adalah
semua individu dan rumah tangga yang membeli atau mendapatkan barang atau jasa
untuk konsumsi pribadi. Sedangkan menurut salah satu ahli pemasaran pasar
konsumen adalah pasar yang dimana pembelinya
adalah individual yang membeli produk untuk digunakan atau disewakan. Perilaku
konsumen adalah suatu tingkah laku dari konsumen, dimana mereka dapat
mengilustrasikan pencarian untuk membeli, menggunakan, mengevaluasi dan
memperbaiki suatu produk dan jasa mereka. Focus dari perilaku konsumen adalah
bagaimana individu membuat keputusan untuk menggunakan sumber daya mereka yang
telah tersedia untuk mengkonsumsi suatu barang. ada dua faktor dasar yang
mempengaruhi perilaku konsumen yaitu :
1. Faktor eksternal adalah merupakan faktor
yang meliputi pengaruh keluarga, kelas sosial, kebudayaan, marketing strategy,
dan kelompok referensi. Kelompok referensi merupakan kelompok yang memiliki
pengaruh langsung maupun tidak langsung pada sikap dan perilaku konsumen.
Kelompok referensi akan mempengaruhi perilaku seseorang dalam pembelian dan
sering dijadikan pedoman oleh konsumen dalam bertingkah laku.
2.
Faktor internal adalah merupakan faktor
yang termasuk adalah motivasi, persepsi, sikap, gaya hidup, kepribadian dan
belajar. Belajar menggambarkan perubahan dalam perilaku seseorang individu yang
bersumber dari pengalaman. Seringkali perilaku manusia diperoleh dari
mempelajari sesuatu.
Ciri – ciri pasar
konsumen :
1.
Jumlah permintaan akan barang dan jasa
lebih banyak guna memenuhi kebutuhan individual.
2. Konsumen biasanya mempertimbankan faktor
sosial, budaya, dan gaya hidup gina mendapatkan barang atau jasa yang
berkualitas.
3.
Jarang terjadi negosiasi harga antar
penjual dan pembeli.
Pasar
produsen atau yang sering disebut dengan pasar industri dan pasar bisnis adalah
suatu pasar yang terdiri dari individu-individu, lemabaga, atau organisasi yang
membeli barang-barang untuk diproses lagi sampai menjadi produk akhir yang
kemudian akan dijual atau disewakan
Ciri- ciri pasar produsen :
1.
Struktur dan permintaan pasar
2.
Sifat unit pembelian
3.
Berbagai tipe keputusan dan pengambilan
keputusan
Faktor-
faktor pasar produsen :
1. Pengaruh
utama yang dihadapi pembeli dipasar produsen
2. Proses
pembelian dipasar produsen
3. Sifat
unit pembelian
4. Pengambilan
keputusan dalam pembelian suatu barang
5. Struktur
dan permintaan pasar
Langganan:
Komentar (Atom)
Tugas Bahasa Inggris Bisnis 2
Banana "KresKres" Need a snack to relax? Want to banana chips but that's it? Well, we have a solution,...
-
I . Manusia dan Pandangan Hidup Pandangan hidup adalah pedoman, pegangan, arahan kita dimasa depan atau pada masa yang akan datang. Lebih ...
-
O n saturday evening 13 Mei 2013 our school was celebrate a farewell party going to Yogya karta , start at 18.30 we were began to Y...
-
Bagaimanakah perkembangan mini market di Indonesia? Perkembangan minimarket di Indonesia menurut Direktur Eksekutif Nielsen...